Ratusan Guru se-Kabupaten Berau Diberikan Pelatihan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Terobosan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) sebuah
program inovatif pembelajaran yang diinisiasi oleh perusahaan tambang terbesar
di Bumi Batiwakkal sejak tahun 2019.
Program itu disosialisasikan dengan
memberikan pelatihan kepada ratusan guru se-Kabupaten Berau melalui kegiatan
Seminar GSM digelar di Tokyo Balroom Hotel Bumi Segah JL Pulau Sambit baru-baru
ini.
Program
terealisasi berkat hasil kerja sama antara PT Berau Coal melalui Program
Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pilar Pendidikan dengan Yayasan Sekolah
Menyenangkan dicetuskan oleh pendirinya yaitu Muhammad Nur Rizal, Ph.D
bertujuan untuk melakukan transformasi pendidikan di Indonesia melalui
komunitas akar rumput.
Dalam paparannya dikegiatan Seminar Founder GSM Muhammad Nur Rizal, Ph.D menyampaikan bahwasanya kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta dan masyarakat dalam hal ini komunitas guru yang tergabung di gerakan sekolah menyenangkan diperlukan untuk bisa memajukan pendidikan.
Menyadari biaya pendidikannya itu masih terlalu besar porsinya di
aspek pemerintah, itu bagus untuk memastikan akses pendidikan itu ada di
pemerintah tapi untuk memastikan kualitas pendidikan yaitu lebih berkembang
lebih bisa adaptif dengan perubahan .
“Saya pikir pihak swasta bisa untuk melakukan
pelatihan-pelatihan pengembangan inovasi pengajaran yang itu nanti bisa untuk
bisa meningkatkan kapasitas guru itu sendiri, tapi akses murid ke sekolah harus
dipastikan oleh pemerintah agar tidak terjadi ketimpangan,”paparnya.
Apalagi tambahnya, gerakkan sekolah
menyenangkan itu akan selalu mendorong.
Sifatnya gerakan atau rumput maka keterlibatan peran dari semua sektor
agar apa agar kemandirian terbaru otonomi terbaru, namanya kemerdekaan nalar
dan batin jadi yang merdeka itu bukan kurikulum tapi yang merdeka itu nalar
batin para pendidiknya nalar batin masyarakatnya nalar batin murid-muridnya.
” Ini yang harus digalakkan sehingga
Indonesia nanti akan bisa berdikari di tengah persaingan global,”jelasnya lagi.
Kegiatan seminar dihadiri dan dibuka langsung
oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi
dari digelarnya seminar dalam memberikan pencerahan bagi semua guru setelah
mengikuti seminar, kegiatan positif ini perlu kesinambungan digelar
termasuk harus ada pendampingan dan
pembinaan kontinu kepada semua guru.
“ Ini sangat posistif bila perlu Dinas
Pendidikan perlu mengagendakan kontinu kegiatan seperti ini dalam mendukung
peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) cerdas
Pendidikan ini akan berjalan dengan baik ketika manusia-manusia yang
mencetak dan dicetak juga bisa berjalan dengan baik artinya perlu diciptakan
sistem yang menyenangkan supaya tercipta suasana belajar yang kondusif,”jelas
Bupati Sri Juniarsih.
Sangat disadari tambahnya perlu proses jangka
panjang karena tidak semudah membalik telapak tangan disamping memang butuh
kerjasama kolaborasi antara semua pihak yang di pemerintahan maupun yang di
luar pemerintahan untuk menciptakan manusia yang lebih baik ke depan untuk
meningkatkan pembangunan efeknya itu kepada dampaknya untuk kesejahteraan.
“Ketika manusia pendidikannya bagus mereka
juga akan memberikan dampak yang lebih baik,”tukasnya lagi.
General Manager Operations Support & Relations PT Berau Coal Cahyo Andrianto saat dikonfirmasi menjelaskan menyadari Guru adalah elemen sangat menentukan karenanya GSM sudah diinisiasi dijalankan sejak Tahun 2019 lalu setelah dievaluasi hasil dianggap sangat sangat positif dibesarkan kembali inpeknya bersama Kadisidik Berau mengumpulkan sebanyak 450 guru dari 47 sekolah yang ada di Berau diberikan pelatihan bersama tidak hanya dilingkar tambang tapi sudah menyeluruh untuk pengembangan pendidikan di Berau.
”Hasil diskusi dengan Bupati dan Dinas Pendidikan tidak
hanya jadi kegiatan seromoni semata komitmen ini akan menjadi gagasan baru
bersama pemda program pendidikan untuk
guru,”tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Berau Yudi Artangali mengatakan siap berkobulurasi dengan kontribusi PT Berau Coal mempunyai kesamaam gerak dalam memajukan dunia pendidikan Berau.
“Apalagi kita
juga punya program serupa dengan program GSM seperti sekolah penggerak dan guru
penggerak dalam krikulum merdeka realisasinya mempunyai kesamaan , dengan hal
itu kita siap jalan bersama,”ujar Yudi .(sep)